BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Saat ini teknologi informasi berkembang sangat pesat. Buktinya pun sudah
sangat jelas dimata
kita. Bahkan, sangat sering kita menjumpai atau terlibat langsung dengannya.
Menyebutkan tentang televisi, gadget, internet sudah sangat familiar. Hampir
semua orang kini telah mempunyai gadget sendiri untuk kebutuhannya. Bahkan
banyak sekali pilihan gadget yang dapat kita pilih untuk menyesuaikan dengan
kebutuhan kita. Tak hanya itu, dalam gadget juga sudah banyak dilengkapi dengan
berbagai aplikasi yang akan mendukung aktifitas kita. Jadi tak hanya dapat
untuk berkomunikasi seperti telepon atau sms saja, namun juga sudah dapat untuk
mengakses internet bahkan menonton televisi sekaligus. Tak perlu biaya mahal,
gadget harga yang relatif murah pun sudah mudah kita dapatkan. Jadi tak
mengherankan bila gadget sudah bisa didapatkan oleh semua kalangan.
B. RUMUSAN MASALAH
1.
Bagaimana
perkembangan teknologi informasi pada jaman sekarang?
2.
Apakah
sebab anak dibawah umur sudah dikenalkan tentang teknologi?
3.
Bagaimana
pengaruhnya bagi anak?
4.
Bagaimana
sikap yang harus diambil oleh orang tua?
C. TUJUAN
1.
Untuk
mengetahui apa itu teknologi informasi beserta peranannya.
2.
Untuk
memgetahui pengaruh teknologi informasi terutama pada anak.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi
dilihat dari suku katanya terdiri dari kata Teknologi dan Informasi. Teknologi
adalah suatu sistem atau tata cara untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari
yang kita lakukan. “Informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang
lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, sekarang
atau untuk masa yang akan datang.” (Azmi, Yan: 2009).
Para ahli juga
mengemukakan tentang teknologi informasi itu sendiri
Menurut McKeown yang
dikutip oleh Suyanto (2005: 3), “teknologi
informasi merujuk pada
seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk
menciptakan, menyimpan,
mengubah dan menggunakan informasi dalam segala bentuknya”.
Pendapat yang sama juga
dikemukakan oleh Williams dan saywer yang
dikutip oleh Seesar
(2010: 6), bahwa “teknologi informasi merupakan sebuah bentuk umum yang
menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi,
menyimpan, mengkomunikasikan dan atau menyampaikan
informasi”.
Sutarman (2009: 13)
menyatakan bahwa, “teknologi informasi adalah suatu studi, perancangan,
pengembangan, implementasi, dukungan atau manajemen system informasi berbasis
komputer, khususnya aplikasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer”.
B. PENTINGNYA TEKNOLOGI INFORMASI
Di jaman globalisasi
yang serba modern ini semua orang dituntut untuk terus bersaing dengan
teknologi yang ada. Tidak terkecuali untuk masyarakat Indonesia karena
indonesia juga masuk dalam ligkup global. Penguasaan pada teknologi informasi
ini diperlukan untuk bersaing dengan negara lainnya. Hal yang berhubungan
dengan teknologi bukanlah hal yang tabu. Bahkan kini seseorang sangat
ditekankan dapat menguasai teknologi informasi untuk menunjang usaha atau
pekerjaannya. Adapun yang menjadi tujuan dari adanya teknologi informasi
menurut Sutarman (2009: 17), “untuk memecahkan masalah, membuka kreativitas,
dan meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam melakukan pekerjaan”.
Dalam ilmu teknologi
informasi, ada juga istilah Budaya
Informasi. Dari unsur katanya, budaya informasi tidak jauh dari kebiasaan
seseorang atau sekelompok pengguna teknologi itu sendiri. Sedangkan menurut
pendapat Marchand yang dikutip oleh Suroso (1998: 1) bahwa, “budaya informasi
adalah mencakup nilai-nilai sikap dan perilaku yang mempengaruhi orang dalam
perusahaan tersebut di dalam segenap cara pandang mengumpulkan, mengorganisasi,
memproses, menggunakan dan mengkomunikasikan informasi”.
C. PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI BAGI ANAK
Teknologi informasi
yang kita temukan saat ini sedikit bergeser dengan harapan kita untuk dapat
bersaing dengan dunia luar. Bahkan sasaran atau objeknya pun sering kita
temukan terjadi kesalahan. Hal-hal tersebut dapat terlihat sangat jelas. Dalam lingkup
keluarga saja, orang tua sering melihat acara televisi bersama dengan anaknya
dan dengan acara yang tidak layak bagi anak. Dapat kita ketahui juga rata-rata
tayangan televisi adalah untuk orang dewasa dengan membahas percintaan,
konflik, bahkan kekerasan. Anak yang masih kecil itu sendiri pola pikirnya
masih “meniru” dengan apa yang dia lihat maupun dia dengar. Hal ini tentunya
akan berpengaruh buruk pada anak dan pemikirannya. Anak menjadi agresif dan
menang sendiri. Selain itu, orang tua juga ada yang memberikan gadget pada
anaknya bahkan saat umur anak itu 2 tahun. Orang tua itu sendiri mengaku
memberikan gadget pada anaknya agar anak itu diam dan asik di dalam rumah.
Namun tanpa disadari hal itu akan terus terbawa hingga anak tersebut dewasa dia
tidak bisa lepas dari gadget. Sikap dan pemikiran anak pun menjadi monoton dan
tidak kreatif karena terlalu bergantung pada gadget. Selain itu anak juga
menjadi kurang bersosialisasi dengan teman sebayanya karena terlalu sibuk
dengan dunianya sendiri.
D. PERAN ORANG TUA
Disini peran orang tua
sangatlah diperlukan. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan anaknya pada
fasilitas. Hal yang dapat dilakukan orang tua adalah sebagai berikut:
1. Memilih
tayangan edukasi untuk anak.
2. Memberikan
fasilitas anak yang dapat membantu perkembangannya.
3. Mendampingi
anak dalam menggunakan alat informasi.
4. Membantu
anak dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya.
5. Membantu
anak dalam pembelajarannya.
6. Lebih
memperhatikan perilaku sang anak
Dengan melakukan itu
semua, anak akan dapat tetap update dengan teknologi informasi tanpa harus
kehilangan kreatifitas maupun waktu bersosialisasi.
BAB
III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Teknologi informasi sangat diperlukan
kita untuk menunjang bisnis dan karir kita juga dalam bersaing dengan dunia
luar. Namun disisi lain banyak kekurangannya yaitu terutama bagi anak. Seorang
anak tidak dapat disalahkan dalam hal ini karena seorang anak yang masih kecil
merupakan tanggung jawab orang tua.
B. SARAN
Orang tua harus dapat menempatkan
dirinya antara anak dan teknologi informasi itu sendiri.
C. REFERENSI
Yan azmi (2009).
McKeown (2005,3)
Williams dan Saywer (2010:
6)
Sutarman (2009: 13)
Sutarman (2009: 17)
Marchand (1998: 1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar